Back to news & events

Menumbuhkan Harapan Tanpa Batas Melalui Sesi Berbagi Bersama Pastor Judith Halim di House of Hope

Events
8 January 2026
Bandung,

Keyakinan bahwa setiap individu memiliki potensi untuk maju menjadi landasan utama bagi House of Hope saat menyelenggarakan sesi berbagi inspiratif bertajuk Never Give Up bersama Pastor Judith Halim. Acara ini merupakan wujud nyata dari komitmen House of Hope dalam menyediakan sistem pendukung yang menyeluruh bagi individu dengan disabilitas mental intelektual melalui kolaborasi antara keluarga dan tenaga profesional. House of Hope memandang bahwa dukungan dari orang tua serta konselor dan pendamping lapangan merupakan kunci utama dalam membentuk kemandirian para klien.

Dalam kesempatan tersebut Pastor Judith Halim mengisahkan pengalaman pribadinya sebagai orang tua yang mendampingi anak berkebutuhan khusus selama bertahun-tahun. Beliau menceritakan proses panjang yang membutuhkan kesabaran luar biasa saat mengajarkan keterampilan dasar seperti mengancingkan baju kepada putrinya. Meskipun membutuhkan waktu hingga empat tahun, langkah kecil tersebut terbukti menjadi modal berharga yang membawa sang putri sukses meniti karir di restoran. Kisah ini memberikan pelajaran mendalam bagi House of Hope bahwa setiap kemajuan sekecil apa pun adalah sebuah prestasi besar yang mampu memupuk rasa percaya diri klien untuk terjun ke dunia profesional.

Sesi ini dirancang secara inklusif sehingga tidak hanya menjadi tempat bagi Pastor Judith Halim untuk bercerita namun juga menjadi ruang diskusi bagi para orang tua untuk saling menguatkan melalui pengalaman unik masing-masing. House of Hope membuka pintu bagi orang tua klien serta kolega dari lingkungan sekitar yang memiliki anak dengan kondisi disabilitas mental intelektual agar bisa belajar bersama. Pastor Judith Halim menekankan bahwa orang tua adalah sistem pendukung terbesar yang harus memiliki ketelatenan dalam membimbing anak-anak mereka.

Selain aspek kesabaran Pastor Judith Halim juga mengingatkan bahwa memiliki keterbatasan bukan berarti semua kebutuhan anak harus selalu dilayani atau disediakan oleh orang lain. Beliau mendorong para orang tua agar memberikan kesempatan bagi anak untuk belajar mandiri sebagai persiapan menghadapi masa depan mereka sendiri. House of Hope percaya bahwa keselarasan antara lingkungan rumah yang suportif dan bimbingan profesional akan membantu para klien mengembangkan karakter yang tangguh. Melalui kegiatan ini House of Hope berharap para orang tua dan pendamping semakin optimis dalam mengawal setiap fase perkembangan anak menuju kemandirian yang berkelanjutan.